Revolusi mungkin saat ini sangat populer di kalangan masyarakat Timur Tengah. Paling tidak dalam sebulan terakhir istilah ‘revolusi’ menjadi kata yang manakutkan bagi mantan Presiden Tunisia Ben Ali dan terakhir Presiden Mesir Hosni Mubarak. Revolusi-lah yang telah merenggut tahta mereka dengan ucapan ‘get out’ dan go to hell, revolusil-lah yang mengantarkan mereka menjadi pemimpin yang menutup masa jabatan dengan penuh pilu dan rasa malu. Singkatnya, revolusi bagi mereka adalah kata sederhana tetapi menyimpan kenangan momok yang sanagat menakutkan.
Di Indonesia, entah karena latah atau terjangkit semangat revolusi masyarakat Tunisia dan Mesir, kata revolusi kerap lantang diucapkan oleh beberapa tokoh di dalam negeri. Dengan mengadakan kampanye dan seruan sana-sini, mereka dengan gampang menyuarakan kata revolusi pada khalayak ramai.


